• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Banda Tatalang Raga bisa Dijual atau Digadaikan, Daripada jadi Nasabah Bank Emok

Banda Tatalang Raga bisa Dijual atau Digadaikan, Daripada jadi Nasabah Bank Emok

Ki Agus by Ki Agus
17 Juli 2022
in Tak Berkategori
0
DSC_0002

DSC_0002

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Terpaksa menjual TV satu-satunya untuk membeli seragam dan perlengkapan sekolah anak, daripada pinjam ke Bank Emok atau ke Renternir kata Mimin, warga Soreang, mending jual barang yang ada. Banda mah tatalang raga (kekayaan itu hanya pelengkap).

“Mudah-mudahan besok lusa ada rezekinya kami, agar bisa membeli TV kembali,” katanya di Pasar Soreang, Minggu 17 Juli 2022.

Selain Mimin, ada juga warga yang menjual atau menggadaikan perhiasan emas yang semata-mata hanya untuk membeli perlengkapan sekolah anak yang mulai masuk Senin besok, 18 Juli 2022, seperti diakui Yuli, warga Banjaran, sengaja datang ke Soreang.

Sepertinya Mimin, ia (Yuli), tidak mau menjadi nasabah Bank Emok atau Renternir. Prosesnya pinjamannya itu, menurutnya sangat mudah. Cuma pembayarannya saja yang kadangkala seperti tidak berprikemanusiaan, harus ada dan wajib bayar. Masih mending renternir yang bersifat personal, bisa lewat dulu kalau tak punya uang. Tapi tetap saja itu masih termasuk Riba.

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

“Kalau Bank Emok mah, tidak ada toleransi sama sekali. Tidak boleh ada alasan dan tidak mau mendengar kesusahan nasabahnya,” ujar Yuli.

Mimin dan Yuli bukan korban bank emok atau renternir, menurut pengakuan mereka berdua, barang yang ada dulu saja jual atau digadaikan sementara waktu. Sebab kebutuhan sekolah anak itu menjadi prioritas.***

Previous Post

Anggota DPR RI: Demak Banyak Potensi, Sayang Kurang Dioptimalkan

Next Post

MPLS dan PTM Sekolah di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post

MPLS dan PTM Sekolah di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021