Jakarta – bedanews.com – Kelompok anti aborsi di Amerika Serikat (AS) merayakan kemenangan terbesar di abad ini, setelah Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat mencabut UU Aborsi yang kontroversial yang bertahan hampir 50 tahun.
Menurut pakar Politik Amerika Serikat (AS), DR Jerry Massie PhD, Presiden Donald Trump salah satu penentang utama aborsi.
“Lewat jargonnya American First and Make America Great Again (MAGA) yang pro kehidupan, pro amerika, pro senjata api, pro kulit putih serta pro nilai-nilai Amerika. Saya pikir ini ambisi Trump yang tertunda sejak dia menjabat pada 2016 lalu,” kata Jerry melalui keterangannya, Minggu (26/6).
Memang kata dia, sejak UU Aborsi dilakukan pada tahun 1973 ada sekitar 60-an juta janin yang dibunuh di Amerika.
Alasan utama Supreme Court atau SCOTUS membalikan UU Roe vs Wade tersebut lantaran di Mahkamah Agung AS dikuasai kelompok konservatif pro kehidupan.











