KAB. BOGOR. BEDAnews.com – Pembangunan tempat wisata harus memperhatikan kepentingan masyarakat lokal dan kelestarian alam jangan sampai mengurangi mata air, serta jangan sampai menimbulkan kemacetan.
Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat saat menggelar reses II tahun sidang 2021-2022 di Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Rabu (9/3/22).
Pernyataan Achmad Ru’yat menanggapi aspirasi terkait sistem pembangunan sosial di tengah masyarakat desa, yang disampaikan oleh KH. Zainal Arifin selaku pimpinan pesantren Nurul Amal.
Dikatakan Ahmad Ru’yat, dengan rencana akan adanya pembangunan destinasi wisata di area dekat Pondok Pesantren Nurul Amal harus memperhatikan lingkungan sosial masyarakat, terutama koordinasi dan komunikasi harus tetap terjaga.













