• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Minyak Goreng Terbatas, Jari Pembeli Ditandai Tinta

Minyak Goreng Terbatas, Jari Pembeli Ditandai Tinta

Ki Agus by Ki Agus
20 Februari 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Seperti melaksanakan Pemilu, setelah membeli minyak goreng, warga diwajibkan mencelupkan jarinya ke tinta sebagai bukti. Dan itu terjadi di berbagai daerah untuk minyak 2 liter yang dibandrol Rp28 ribu.

Bahkan ada salah seorang warga yang tak diketahui nama dan alamatnya, mengirimkan gambar untuk membeli minyak goreng harus membawa bukti kartu sudah di vaksin sebagai salah satu persyaratan.

Sementara di Kabupaten Bandung, penjulan minyak goreng yang dilakukan pasar modern, setiap warga yang sudah membeli diharuskan mencelupkan jarinya ke tinta, atau tangannya di stempel.

Menurut Fatimah, warga Kabupaten Bandung, penanda itu untuk menghindari pembelian banyak, tujuannya agar bisa merata. Harga yangbdi bandrol pun untuk 1 liter minyak goreng Rp14 ribu dan kemasan 2 liter Rp28 ribu.

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

“Kalau masalah pembelian minyak goreng ada syarat harus memperlihatkan kartu sudah di vaksin, itu saya tidak tahu. Karena disini tidak berlaku hal itu,” katanya, Minggu 20 Pebruari 2022.

Sementara pelaku usaha yang mengandalkan usahanya dengan minyak goreng, sepertinya harus mengurangi produksinya. Alasannya minyak goreng yang diperolehnya tidak bisa memenuhi kebutuhannya.

“Kami tidak mungkin menaikan harga penjualan, tapi kami juga tidak mau harus merugi karena harga minyak goreng yang naik dan kelangkaannya,” kata Supriyadi salah seorang penjual gorengan saat ditemui bedanews.com.

Supriyadi meminta kepada Pemerintah dan Wakil Rakyat bisa memberikan solusi dari permasalahan itu. “Karena solusi terbaik dari permasalahan ini ada campur tangannya mereka,” harapnya.***

Previous Post

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS Panen Kacang Tanahย Bersama Warga Perbatasan

Next Post

Pemerintah dan DPR Harus Memastikan Penyalahguna Direhabilitasi, Bukan Dipenjara

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post

Pemerintah dan DPR Harus Memastikan Penyalahguna Direhabilitasi, Bukan Dipenjara

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021