BANDUNG,– Pupuhu Agung (Ketua Umum) Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda Ari Mulia Subagja berharap Indonesia kedepan dapat lebih toleransi, saling menghormati, menghargai serta saling membantu dan bergotong royong antar beragam etnis yang ada di bumi Pertiwi sesuai dengan kaidah Pancasila.
Dikatakan Ari atau Bah Ari, dari berbagai peristiwa yang mengusik keberagaman di NKRI, dapat menjadi momentum kebangkitan adat dan budaya, terutama bangsa Sunda.
“Ulah ngusik kana adat jeung budaya, iyeu karek Sunda. Jiga kamari orang Dayak ambekna luar biasa (Jangan mengusik adat dan budaya, ini baru Sunda. Seperti kemarin, orang Dayak marahnya luar biasa). Tapi prinsipna kabeh terzalimi. Dengan sikap-sikap, perkataan, ucapan lalu sinisme dari kelompok-kelompok intoleran,”ucap Abah Ari saat ditemui awak media di Bandung, Sabtu (5/2).













