Bandung, BEDAnews
Sejumlah tokoh adat masyarakat sunda yang tergabung dalam Dewan Musyawarah Kasepuhan Masyarakat Adat Tatar Sunda atau Baresan Olot Tatar Sunda (BOTS), berencana menggelar helaran festival budaya masyarakat adat tatar sunda, yang akan dilaksanakan dari tanggal 28 Mei sampai 2 Juni 2012 mendatang, bertempat di Alam Sentosa Pasir Impun Kp Sekebalingbing desa Cidkadut Cimenyan Kab Bandung.
Kepada BEDAnews Rabu siang (23/5), Drs. H. Eka Santosa Sekjen (duta Sawala) BOTS, mengatakan tema helaran festival ini “nyoreang alam ka tukang nyawang alam nu bakal dating”.
Pengunjung akan disuguhi suasana kegotongroyongan masyarakat adat, mulai dari adanya ubrug (dapur umum), balandongan, aneka kaulinan lembur, produk kuliner jaman baheula, aneka jampana, dan lesung yang akan digunakan untuk festival gondang, tutur mantan ketua DPRD Jabar dan mantan anggota DPR RI ini.
Dikatakan Eka, festival tersebut akan dibuka oleh Wakil Menteri kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif, yang juga akan dihadiri gubernur Jabar Ahmad Heryawan.
Sementara latar belakang pelaksanaan kegiatan ini, menurut Eka, adalah dalam rangka milangkala Baresan Olot Tatar Sunda, kemudian memperingati hari kebangkitan Nasional, HUT Kodam III Siliwangi dan peringatan hari kesaktian Pancasila.
“Kami dari Duta sawala baresan Olot tatar sunda, ingin mengenalkan lebih jauh eksistensi dari masyarakat adat di tatar Sunda. Selain itu juga para olot dari 14 tetua kampung adat merasa perlu dilaksanakannya helaran pecan tontonan dan tuntunan,” ungkapnya.
Setidaknya ruh kami muncul kembali ketika orang sudah banyak lupa pada tuntunan kehidupan seperti awi poho ka salumpit, kawung poho la caruluk, cai poho ka tampian. “Ini penting buat kami,” tutur Jajang Sanaga perwakilan kampong adat Sanaga, Salawu Tasikmalaya.
Dalam kegiatan seni dan budaya itu sendiri, akan ditampilkan berbagai kesenian dan adat dari kaum adat se tatar sunda. (Hermanto)











