Garut, BEDAnews
Tidak terasa sudah hampir 2 bulan masyarakat kota Garut dimanjakan oleh program Car Free Day (Hari Bebas Mobil) yang digelar tiap minggu dikawasan Jl. Ahmad Yani Garut, tepatnya dimulai di Pertigaan Apotik Sari sampai dengan Toserba Asia (Pengkolan).
Program yang dicetuskan Polres Garut atas inisiatif warga masyarakat ini, semakin diminati warga sekitar. Bahkan banyak warga dari luar Garut Kota yang sengaja mendatangi kawasan Car Free Day tersebut.
Berbagai macam kegiatan digelar disini, tapi kebanyakan mereka menggunakan kawasan ini untuk bersepeda bersama keluarga, selebihnya ada yang jogging, skateboard serta kegiatan lainnya yang sifatnya sekedar bersantai atau olahraga.
Elin Rani (32 thn) salah seorang kaum lebak, kelurahan Paminggir Garut Kota menyambut baik acara seperti ini, "Saya sebagai warga Garut Kota merasa nyaman dengan adanya program Car Free Day ini, dengan adanya program ini saya bersama anak saya bisa bersepeda dengan santai tanpa khawatir terganggu kendaraan bermotor. Dulu saya dengar Car Free Day ini ada dikota Jakarta, Bandung, Ciamis dan tempat lain, akhirnya di Garut juga ada," ungkapnya senang.
Sementara itu ditemui dilokasi, Kapolres Garut, AKBP. Enjang HK yang didampingi Kasatlantas, AKP. Jujun Junaedi mengungkapkan, ide awal program ini dulunya adalah murni dari masyarakat Garut, berawal dari bercengkerama sehabis melakukan sholat subuh yang rutin dilakukan di mesjid agung Garut, beberapa warga menyatakan keinginannya agar di Garut ada kawasan Car Free Day seperti yang ada di Kota Jakarta, Bandung dan kota lainnnya.
Warga itu berharap agar di Minggu pagi kawasan alun alun dan sekitarnya sejenak dipakai untuk kegiatan olahraga dan mengurangi polusi serta bising yang terjadi setiap harinya, dari situlah pihak Polres Garut mengakomodir keinginan warga.
Rute pertama sendiri hanya sedikit, dari pertigaan Apotik Sari sampai Lapas Garut, Minggu berikutnya sampai ke Bank Jabar Garut, dan sekarang Alhamdulilah sudah sampai ke Kawasan pengkolan tepatnya di Toserba ASIA.
Kasatlantas Jujun Junaedi menambahkan, kalau dirinya mendengar program ini sudah dicetuskan beberapa tahun yang lalu, namun entah kenapa baru sekarang ini terealisasi, namun dirinya menyayangkan hampir sepanjang jalan kawasan Car Free Day tidak ada tong sampah.
Bahkan ketika jam 06.00 WIB program ini dimulai, masih banyak sampah yang bertumpuk di jalan dan belum terangkut, sehingga hampir setiap minggu pagi ketika kawasan ini akan digunakan, semua anggota Satlantas Polres Garut melakukan bersih-bersih dulu dengan membawa sapu masing-masing dari kantor, ungkapnya. (Yuyus)











