Bandung, BEDAnews
Troy Adi G Lukas terpilih secara aklamasi menjadi ketua Pemuda Demokrat Indonesia Kota Bandung periode 5 tahun kedepan, menggantikan Ketua sebelumnya Iwan Darmawan, dalam Konpercab V Pemuda Demokrat Indonesia Kota Bandung di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis, No. 5 Bandung, Sabtu (28/4).
”Langkah utama, kami akan mngadakan konsolidasi dan koordinasi tingkat intern pengurus, merapatkan barisan, membangun kebersamaan dalam kesatuan dan persatuan dalam membangun dan meneruskan ideology marhaenisme,” ungkap Troy usai Konpercab yang mengambil Tema “Bersatulah kaum Progresif Revolusioner, Kita Ciptakan Kader-Kader yang nasionalis Marhaenis.”
Dalam menjalankan roda kepemimpinannya, Troy menyatakan akan tetap menyalakan api semangat Marhaenisme. Sebab lanjut Troy, konsep Marhanisme yang digagas oleh tokoh pendahulunya tetap relevan untuk membangun bangsa dan Negara.
“Semangat ideology Meahaenisme harus menjadi landasan dan pijakan dalam membangun dan mengawal NKRI kedepan, derap langkah kader bangsa harus terbakar oleh api marhaneisme,“ tegas Troy berapi-api.
Menurutnya, kader-kader bangsa yang berjiwa ideoligis marhaenisme lah yang akan hidup, bergerak, dan maju kearah perubahan yang lebih baik. “Ideologi marhaneisme tidak bisa dipisahkan dengan tokoh kita (Bung Karno-red), karea itu para kader pemuda demokrat kota Bandung harus siap untuk meneruskan dan mengawal UUD 45 dan Pancasila sampai titik darah terakhir,” ucap Troy yang juga Aggota DPRD Kota Bandung ini.
Sementara dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Jabar Pemuda Demokrat Indonesia, Ir. Herry Mei Oloan, menyatakan bahwa kader Pemuda Demokrat harus tetap konsisten mengawal perjuangan bangsa dan Negara.
Pijakan itu harus tetap pada ideology sebagai pondasi langkah kedepan. “membangun ideology adalah membangun kesadaran untuk mengabdi kepada bangsa dan Negara, bukan mengabdi kepada partai politik,“ katanya.
Ditempat yang sama, Ketua lama Pemuda Demokrat Indonesia, Iwan Darmawan berharap, kepemimpinan kedepan mampu membawa ormas pemuda demokrat kearah yang lebih baik, dan bisa membangun kader yang tangguh berjiwa marhaenisme. “Api Ideologi Marhanis Sukarnois harus tetap membakar kader bangsa dalam mengabdi kepada negeri,“ tandas Iwan. (Hargribs/Bja)











