• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Sindikat UPAL, Diringkus Jajaran Polsekta Bacip

Sindikat UPAL, Diringkus Jajaran Polsekta Bacip

Asep Budi by Asep Budi
29 Oktober 2013
in Tak Berkategori
1
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Unit Reskrim Polsekta Babakan Ciparay, meringkus dua tersangka sindikat pembuat uang palsu (UPAL) Muzaki alias Zaki dan Rudayat. Kedua tersangka ini sudah beberapa bulan terakhir beroperasi di wilayah Kota Bandung.

Kapolsekta Babakan Ciparay, Kompol Harli Hardiaman menyebutkan, terungkapnya kasus uang palsu ini berawal dari laporan masyarakat yang menemukan ada bekas cetakan uang di sebuah rumah di Jalan Madesa No 1 kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler.

"Atas temuan tersebut, warga melaporkan ke Babinkamtibmas, kita langsung menyelidiki, dan menangkap tersangka Zaki," katanya kepada wartawan di Mapolsekta Babakan Ciparay, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (29/10/2013).

Selain menangkap kedua tersangka, petugas juga menyita beberapa alat pencetak uang palsu, seperti sablon dan printer, serta uang palsu pecahan Rp. 5000, Rp. 50 ribu dan Rp. 100 ribu yang belum sempurna. Dari pengakuan Zaki, ia mencetak uang palsu atas perintah Rudayat. Dari situlah, petugas melakukan pengembangan dan akhirnya menangkap tersangka Rudayat.

Modus yang dilakukan para tersangka, katanya, dengan cara mencetak uang Rp. 5000, Rp. 50 ribu dan Rp. 100 ribu. Kemudian uang diserahkan ke Rudayat dan olehnya dijual kepada orang yang sebelumnya sudah memesan.

Uang palsu ini, kata Harly, dijual satu berbanding dua, atau Rp. 1 juta uang palsu dibeli Rp. 500 ribu. “Selama enam bulan beraksi, sudah Rp. 20 juta uang palsu tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, bahkan hingga ke Tangerang,” pungkas Harly. (Lanie)

 

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Previous Post

Peredaran Narkoba di Garut Menurun

Next Post

Rekonstruksi Pembunuhan Sri Erna, Digelar Polsek Arcamanik

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

Rekonstruksi Pembunuhan Sri Erna, Digelar Polsek Arcamanik

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021