Garut, BEDAnews
Sembilan pengurus dan empat orang dewan penasehat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Kontraktor Mekanikal Indonesia (AKMI) Kabupaten Garut periode 2012–2017, secara resmi dilantik ketua umum DPD AKMI Jawa Barat, Ahmad Freddy Aripin, SE, dalam acara yang digelar di Bukit Alamanda Garut.
Dewan Pimpinan Pusat AKMI berdiri sejak 2001, untuk DPD AKMI Jawa Barat sendiri baru berjalan 3 bulan, namun keanggotaannya sudah terbentuk di 13 DPD AKMI Kabupaten Kota, delapan diantaranya sudah dilantik, sementara 5 DPD AKMI kabupaten/ kota lainnya siap dilantik.
Sekretaris Umum DPD AKMI Jawa Barat, Drs. Atep Suryana menyatakan bahwa AKMI bergerak dibidang mekanikal elektrikal, arsitektur, perpipaan, tata lingkungan, jalan jembatan, gedung dan pabrik. Namun fokus AKMI hanya di mekanikal elektrikal saja, dan di Indonesia AKMI merupakan assosiasi paling lengkap dan sudah terakreditasi.
Menyikapi statement Dion yang mewakili PLN Garut, dimana kebanyakan organisasi yang dibentuk ini kemudian diam, istilahnya “TUKCING” (dibentuk kemudian cicing/ diam), menurut Atep harus ada pembinaan dari DPD, dari DPD ke Kabupaten, dari kabupaten ke anggotanya, dan seterusnya, pembinaan yang intensif, jadi mereka punya daya saing dan professional, katanya.
Selama ini biasanya DPD hanya melantik dan mengurus persoalan adminsitratif seperti KTA, SBU, SKP dll saja, tapi tidak demikian dengan AKMI. “Kita akan membuat formula yang aktif dengan seluruh DPD. DPD yang belum memiliki kemampuan secara tehnis, akan dibantu oleh ahli tehnis yang disiapkan oleh DPD Provinsi, kita akan terus support DPD kota Kabupaten, sehingga memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan PLN. Paling tidak kita bisa mengurangi elektrifikasi,” jelas Atep.
Atep Suryana berharap, kehadiran AKMI bisa mempercepat menanggulangi kondisi Garut yang 40% belum teraliri listrik. (Yuyus)











