• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Jabar Ditinggalkan Bupati dan Walikota

Jabar Ditinggalkan Bupati dan Walikota

Asep Budi by Asep Budi
20 Agustus 2013
in Tak Berkategori
5
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Pemerintah dan DPRD Jawa Barat, nampaknya telah ditinggalkan oleh bupati dan walikota yang ada di Provinsi Jawa Barat ini. Dari 27 Kabupaten Kota di  Jawa Barat, hanya beberapa orang saja yang menghadiri peringatan hari jadi Jawa Barat di antaranya Walikota Sukabumi dan Bupati Bandung Dadang Naser yang menerima penghargaan LKS tripartite.

Hal ini nampak sekali saat ketua DPRD Jabar Irfan Surnagara yang memimpin rapat paripurna Istimewa DPRD Jabar dan mengabsen pejabat bupati/walikota, hanya beberapa pejabat bupati/walikota yang menghadiri, serta kursi undangan bupati walikota pun nampak kosong.

Dalam Rapat paripurna Istimewa DPRD Jabar yang masih berlangsung di gedung lama DPRD Jabar, Senin (19/8) ini dihadiri seluruh Muspida tingkat provinsi Jawa Barat, pejabat Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para teladan tingkat jabar.

Ketua DPRD Jabar dalam pengantar sidangnya berharap Jabar menjadi provinsi yang maju serta dapat menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya, tidak hanya secara fisik saja tetapi bagaimana membangun masyarakat Jabar seutuhnya.

Sementara pakar sejarawan jabar dari Unpad dan ketua Tim Penetapan Hari Jadi Jabar, Prof. Dr. Nina Herlina Lubis, menanggapi banyaknya pejabat walikota dan bupati yang tidak menghadiri Hut Jabar ini merasakan keprihatinannya. "Sangat prihatin dengan kondisi sekarang ini, bahkan Walikota Bandung, Dada Rosada dan Wakilnya, Ayi Vivanda sebagai tuan rumah tidak menampakkan batang hidungnya," katanya.

Dijelaskan Nina, otonomi daerah memunculkan raja-raja kecil di daerah. Para bupati dan para walikota tidak lagi mempunyai kepedulian dan patuh pada pemerintah Provinsi maupun Pusat, jika hal ini terus berjalan, dikhawatirkan akan muncul lagi sifat-sifat kedaerahan yang berdampak pada perpecahan antar daerah. Harusnya Pemprov Jabar tegas mengantisipasi masalah ini, katanya. (hermanto)

BeritaTerkait

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
Previous Post

Pelajar Garut Raih Emas O2SN Tingkat Nasional

Next Post

Akasia Ditebang Demi Pembangunan Padang Golf Arcamanik Endah

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026
TNI-POLRI

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
TNI-POLRI

Penuh Keakraban, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Bersama Warga Bersihkan Lingkungan Kampung

8 November 2026
TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
Next Post

Akasia Ditebang Demi Pembangunan Padang Golf Arcamanik Endah

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021