Tasikmalaya, BEDAnews
Hujan deras yang terjadi Rabu malam (24/7/2013) lalu diwilyah Tasikmalya dan hulu sungai Cikidang, menyebabkan banjir bandang yang melanda Desa Banjarsari dan desa lainnya dikecamatan Sukaresik ,Tasikmalaya. Akibatnya, masyarakat mengalami kerugian dari mulai gagal panen padi, terendam rumah dan lain-lain.
Seperti dituturkan salah seorang warga desa Banjarsari, Ahmad, sesudah maghrib terjadi hujan sangat deras, secara tiba-tiba sekitar pukul 23.30 wib, air sungai Cikidang meluap hingga tanggul darmaga Cikidang di Cikukuk, Cipacing tidak mampu membendung air dan bahkan hingga ke areal pesawahan, pemukiman dan kolam.
Akibat musibah tersebut, H. Afat, pemilik AFATS FISSH FARM perusahaan yang bergerak dibidang budidaya ikan dan pemasaran ikan mengalami kerugian hingga ratusan juta. “Air bah meluberkan kolam hingga ikan hanyut, bahkan menggerus bangunan kolam, air hingga masuk kerumah meluluh lantakan seisi rumah baik merbelair serta yang lainnya,” ungkapnya kepada BEDAnews.com, Kamis (25/7/2013).
Kades Banjarsari, Solihin mengungkapkan, kejadian banjir luapan sungai Cikidang rutin terjadi baik setahun sekali, lima tahunan, dan periode 30 tahunan. “Seperti yang terjadi malam tadi banjir 30 tahunan yang besar dan dahsyatnya luar biasa, hingga bukan hanya areal pesawahan siap panen yang terendam serta kolam-kolam dan rumah,” jelasnya.
Banjir bandang didesanya tersebut, lanjut Solihin, diakibatkann pula karena jebolnya tanggul Parapet di bantaran sungai hingga air dari sungai keluar. Pihaknya bersama aparat desa telah berkoordinasi dengan unsure muspika mengadakan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam banjir.
Diperkirakan sekitar 10 Ha sawah siap panen dan sekitar 100 kolam warga di Desa Banjarsari rusak. Data kerugian masih di data oleh sat korlak bencana. “Kami menghimbau agar warga selalu waspada banjir bila hujan turun, serta peningkatan siskamling dimalam hari”. Solihin pun berharap korban banjir di desanya bisa segera mendapatkan sembako dan lainnya, baik dari pemda maupun dari yang lainnya. (Abraham/ Endang S)











