Ciamis, BEDAnews
Ikon wisata religi kabupaten Ciamis, Situ Lengkong Panjalu mempunyai magnet luar biasa bagi wisatawan terutama para peziarah dengan keberadaan situs purbakala serta keunikannya. Namun, keasrian menjadi ternoda dengan berserakan dan bertumpuknya sampah hingga pemandangan dan kenyamanan terganggu.
Seperti dikatakan pimpinan rombongan peziarah asal Sumenep Madura, Marwoto kepada BEDAnews.com, belum lama ini, “Kami datang ke sini sudah yang ke tiga kalinya dan tetap saja itu sampah berserakan serta bertumpuk di areal parkir dan menjadi pemandangan yang pertama kali dilihat dan membuat kami tidak nyaman,” keluhnya.
Hal senada diungkapkan pula oleh salah satu pedagang, Eti dan koordinator pedagang bawah Endang Sanjaya, “Objek wisata harus bersih, jelas dengan permasalahan sampah yang berserakan dan kurang tertangani, menjadikan pengunjung merasa sangat tidak nyaman,” katanya.
Menurut Endang Sanjaya, di hari libur, produk sampah meningkat karena pengunjung pun meningkat. ”Harapan kami para pedagang petugas kebersihan bisa bekerja di hari libur agar sampah bisa ditangani dengan baik. Sampah jangan dianggap masalah sepele, harus ada perhatian khusus, dan ada peningkatan kesadaran bersama (pengunjung, pedagang, petugas kebesihan, red) serta kerjasama diantaranya,” katanya.
Berbicara tentang kebersihan lanjut Endang, SAPTAPESONA, kebersihan di Situ Lengkong ada beberapa hal yaitu Kesadaran pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya, kesadaran para pelaku usaha agar bisa menciptakan suasana bersih, kurang petugas kebersihan dari pemda yang hanya dua orang saja, kurangnya sarana pembuangan sampah seperti tong sampah harus di tambah dan di tempatkan di tempat strategis, harus ada peningkatan kesadaran dan kerjasama.
Dari informasi, di objek wisata Situ Lengkong hanya ada dua orang petugas kebersihan PNS dan satu orang swakarsa. Ihin (50 th) petugas kebersihan swakarsa mengatakan petugas kebersihan PNS dua orang, dan saya bekerja hanya hari Jumat dan Sabtu dengan diupahi para pedagang Rp 60.000 per dua hari. ”Petugas PNS di hari Jumat, Sabtu dan hari libur (minggu dan tanggal merah) tidak bekerja. Seperti hari ini, saya hanya bekerja sendirian walau dengan upah yang tidak sebanding,” katanya.
Sementara itu pihak-pihak terkait dengan objek wisata Situ Lengkong, belum bisa dimintai keterangan dengan berbagai alasan. (abraham)











