Garut, BEDAnews
Dari target sasaran tes urine sebanyak 1.200 orang di 6 lembaga di lingkungan Pemkab Garut, hingga kini baru terealisasi tes urine terhadap 616 orang di lima lembaga, yakni di lingkungan RSU dr Slamet Garut, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Garut.
Menurut kepala Seksi Pemberdayaan BNNK Kabupaten Garut, Asep Sahrudin, pemilihan karyawan menjalani tes urine tersebut dilakukan secara acak, berdasarkan mapping daerah kerja terindikasi rawan penyalahgunaan narkoba.
“Dari sebanyak 616 pegawai yang menjalani tes urin itu, sebanyak 23 orang di antaranya terindikasi menggunakan narkoba. Mereka yang terindikasi ini umumnya tengah berobat. Ada keterangannya tapi untuk pengungkapan lebih lanjut, ada di bagian lain. Kalau pun ada pemakai dan bukan pengedar, kita upayakan bantu agar bisa ikut rehabilitasi,” ungkap Asep kepada BEDAnews.com, Jumat (5/7/2013).
Diakunya jumlah sasaran pegawai dites urine tak mencapai target. Hal itu karena berbagai alasan, antara lain karena pegawai di lingkungan lembaga bersangkutan tengah sibuk melaksanakan tugas lain, atau ada yang tidak masuk kerja. "Kekurangannya, nanti kita penuhi secara marathon," ujar Asep.
Jumlah target pegawai dites urine sebanyak 1.200 orang itu, lanjut Asep, disesuaikan dengan ketersediaan hibah dari Pemkab Garut tahun anggaran 2013, yakni berupa 1.200 perangkat tes urine, dengan katagori tetrahydrocannabinol (THC) ganja, obat-obatan, serta amphetamine atau sabu.
Asep menyebutkan, prioritas BNNK Garut saat ini masih difokuskan kepada upaya pencegahan, serta program rehabilitasi dan pemberdayaan. Kendati perhatian Pemkab Garut terhadap BNNK sudah mulai ada, Asep menilai masih belum optimal. Hal itu terutama berkaitan dengan kebutuhan terhadap adanya Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).
“Kita juga membutuhkan sarana dan fasilitas tempat rehabilitasi mereka yang terkena narkoba. Sehingga jika ada masyarakat yang harus atau ingin menjalani rehabilitasi maka harus di luar Garut. Sebab di Garut sendiri belum ada,” ujarnya.
Maka langkah upaya membersihkan lingkungan kerja dari penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut gencar melakukan tes urine terhadap para pegawai di sejumlah lembaga di lingkungan Pemkab Garut. Ujarnya. (Sighar)











