• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Eksistensi Gagak Lumayung Harus Lebih Ditingkatkan

Eksistensi Gagak Lumayung Harus Lebih Ditingkatkan

Asep Budi by Asep Budi
2 April 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Eksistensi Gagak Lumayung harus ditingkatkan kembali, karena Gagak Lumayung adalah organisasi tertua yang dilahirkan pada tanggal 20 Mei 1955, lahir bersamaan dengan konferensi ASIA AFRIKA 1955 di Bandung, demikian diungkapkan ketua umum DPD Gagak Lumayung Jawa Barat yang juga anggota DPR-RI, Yusyus Kuswandana saat melantik pengurus DPD Gagak Lumayung kabupaten yang ada di wilayah Priangan, Jawa Barat.

Yus berharap Persatuan Penggemar Pencak Silat (P3S) Gagak Lumayung yang sudah dilantik dan beberapa kabupaten yang akan dilantik, agar lebih meningkatkan aktivitas budaya di Jawa Barat, termasuk pencak silat, juga budaya budaya yang ada kaitannya dengan etos semangat pemberdayaan sebagai warga Jawa Barat.

Gagak Lumayung harus tetap membangun sebuah falsafah yang sudah ada sejak dulu, bersama warga bersama umat, membangun falsafah silih asah, silih asih, silih asuh, silih wangian diberbagai bidang, khususnya warga Gagak Lumayung, umumnya warga Jawa Barat agar bisa berkontribusi penuh baik dikabupaten masing masing atau di Jawa Barat untuk membangun Republik Indonesia.

BeritaTerkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Untuk prestasi sendiri kedepannya P3S Gagak Lumayung disamping akan terus melestarikan seni budaya pencak silat, juga akan membangun pelatihan pelatihan dan diklat yang dapat memberi kontribusi bagi daerahnya masing masing dan melahirkan atlet atlet pencak silat untuk sektor pertarungan.

Yus menuturkan, P3S Gagak Lumayung akan menjadi mitra IPSI, PPSI dan organisasi pencak silat lainnya untuk membangun Jawa Barat, sebelum bulan Juli Gagak Lumayung akan mengadakan saresehan Se Jawa Barat, dimana konsolidasi ini harus bermanfaat bagi rakyat, dan kedepannya organisasi ini akan tetap terpelihara agar di berbagai jaman, serta di berbagai generasi P3S Gagak Lumayung harus tetap eksis.

“Saya 30 tahun menjadi anggota Gagak Lumayung, sejak SMA, sampai sekarang saya menjadi anggota DPR RI, saya selalu membangun semangat kependekaran, semangat kesatriaan, sportivitas berdemokrasi, sprotivitas berpolitik agar kita tidak kalah dengan bangsa jepang yang punya mental Fushido,” tambah Yus, seraya berharap konsolidasi Gagak Lumayung ini agar jangan menjadi persaingan antar Paguron, karena Gagak Lumayung adalah kakak atau saudara tua, dulur dari berbagai paguron yang ada di Jawa Barat.

Harapan Yus kedepan, pemerintah di setiap kabupaten atau provinsi, ada optimalisasi perhatian terhadap pengembangan organisasi yang punya latar belakang budaya, sejarah bagi orang orang Jawa Barat, baik itu perhatian dari sisi moril maupun materil, selain itu pencak silat juga agar dijadikan kurikulum di sekolah sekolah yang ada di Jawa Barat.

“Saya berharap agar para pesilat yang sudah menjadi pengusaha, tokoh, birokrat agar memberikan kontribusinya didalam memelihara kekayaan atau kearifan lokal ini, karena bagaimananpun saya sebagai orang Jawa Barat yang paham betul dengan Nasionalis, berbuat di kabupaten berarti berbuat di Jawa Barat juga berbuat di Negara Indonesia,” ungkap Yus.

Perhatian pemerintah harus lebih ditingkatkan dan dimaksimlakan, apalagi sekarang era otonomi daerah, diberi keleluasaan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan rakyat didaerahnya masing masing, termasuk kontennya di pembangunan budaya di kearifan lokal, baik seni, bela diri, produksi, industri, pemberdayaan masyarakat, dll. (Yuyus)

Previous Post

Pengurus LPM Kota Bandung Dilantik

Next Post

Cawabup Garut Harus dari Hasil Kongres

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
TNI-POLRI

Misa Ekaristi TNI-Polri di Polda Kaltim, Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Pengabdian

7 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Ponorogo Gelar Do’a Syukur Peringati Hari Pahlawan 2026

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Next Post

Cawabup Garut Harus dari Hasil Kongres

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021