CIMAHI,BEDAnews-
Berbagi dengan sesama bisa dilakukan dengan berbagai cara, tak hanya dilakukan secara formal di lembaga pendidikan atau sekolah , namun bisa juga dilakukan melalui kegiatan penyuluhan. Gina Restiana, alumni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Jenderal Achmad Yani Cimahi , menuturkan kisahnya memberikan penyuluhan kepada masyarakat di sejumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Cimahi dan Kabuipaten Bandung Barat.
Menurut Gina, setiap hari dia bergelut dengan dunia kesehatan dan nutrisi melalui sejumlah penyluhan kepada warga dan kader Posyandu di RW-RW. Bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas yang ada, dara 24 tahun ini mengaku paling suka memberikan penyuluhan kepada Ibu Hamid an Balita terutama terkait dengan asupan Gizi dan nutrisi. ” Sejak 2011, saya setiap hari keliling bersama bidan dan tenaga kesehatan dari Puskesmas untuk memberikan penyuluhan kesehatan terutama soal gizi dan nutrisi. Hal itu saya jalani dengan rasa senang, karena sudah bisa berbagi ilmu dan sharing dengan masyarakat,” ujar karyawan disebuah perusahaan nutrisi ini.
Dalam penyuluhannya, Gina mengaku lebih menjadi Nutyrisionis Konsultan, dengan cara memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama para bumil di kota Cimahi maupun KBB. Namun dibalik rasa sukanya berbagi ilmu di tengah msyarakat, Gina mengaku cukup miris dengan kondisi pengetahuan masyarakat soal gizi dan kesehatan.
Selama melakukan tugas penyuluhan, dia mengaku masih banyak menemukan kaum ibu yang belum paham tentang asupan gizi yang baik bagi dirinya sebagai ibu hamil, atau bayi yang dilahirkannya, sehingga terkadang pertumbuhan anaknya cukup lambat. Hampir di semua tempat di Kota Cimahi dan KBB masih ditemukan Balita yang mengalami gizi buruk. “Sepanjang 2012 saya menemukan masih adanya kasus gizi buruk di posyandu, di kelurahan Cigugu Trengah saja ditemukan 15 Balita Gizi buruk dan 5 kasus di kelurahan Citeureup Kota Cimahi . Kasus Gizi buruk selaian dikarenakan pemahaman ibu hamil yang masih kurang, yang paling dominan adalah akibat kemiskinan,” pungkas warga RW 10 kelurahan Cibeureum ini. (Bubun M)











