Wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dinilai banyak merugikan masyarakat secara luas. Akibatnya, berbagai kalangan kini mulai menyuarakan penolakan wacana kenaikan harga BBM tersebut.
Dikabupaten Garut, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), akan terus bergerak mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut untuk mendesak DPRD Garut, agar bersikap dalam penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), ungkap pengurus GMNI Kabupaten garut, saat dtemui BEDAnews.com dikantornya kemarin.
Selain itu, GMNI menolak terkait rencana pemerintah menggulirkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dinilai mereka sarat akan kenpentingan politik untuk pemenangan pada pemilihan presiden di Tahun 2014 mendatang. Menurut mereka, pemberian program BLT sama dengan kebijakan pembodohan masal terhadap masyarakat.
Yang jelas, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, meminta agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut agar memperjuangkan masyarakat Garut, serta menerima keluhan masyarakat tentang rencana kenaikan BBM 2013. (Yanti)











