Garut, BEDAnews
Dalam waktu dekat ini, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Kabupaten Garut akan segera merealisasikan program revitalisasi Pasar yang ada di kabupaten Garut. Bahkan menurut Kepala Bidang Pengelolaan Pasar di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Kabupaten Garut, Dedi, SH., MP., dalam waktu dekat pihaknya akan segera membicarakannya dengan Konsultan termasuk Bupati Garut.
“Pelaksanaan revitalisasi pasar, terutama untuk pasar Andir pasca kebakaran diwilayah tersebut. Bulan-bulan ini harus secepatnya terealisasi, tujuannya jelas untuk mengatur keberadaan Pasar dan menata kembali fasilitas publik agar lebih tertata dan mengembalikan kembali fungsinya,” ujar Dedi kepada Bedanews.com, Rabu (8/5).
Menurut Dedi, selain pasar Andir, akan dialokasikan juga untuk pembangunan pasar lainnya yaitu pasar Bojongloa, Simpang dan Cibalong, termasuk juga 2 pasar Desa, yang anggarannya melalui APBN, APBD Provinsi dan APBD kabupaten.
Hingga saat ini lanjut Dedi, pihaknya tengah mengupayakan permohonan kepada Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pemerintah Pusat. “Mudah-mudahan untuk merelisasikan revitalisasi pasar Pasca kebakaran Andir dan Revitalisasi Pasar yang lainya tidak ada kendala,” ujarnya.
Sedangkan ajuan senilai Rp 10 milyar untuk perbaikan pasar diantaranya Pasar Pamengpeuk, Pasar Leles, dan pasar Wanaraja, alokasinya telah dicantumkan, sehingga saat ini tengah dilakukanya proses. “Pasalnya dana melalui DAK itu sudah reel dan sudah masuk ke kas daerah dan tinggal menunggu pelelangan,” jelas Dedi.
Yang jelas tambah Dedi, untuk pelaksanaan revitalisasi ketiga Pasar tersebut tri wulan ke 2 saat ini sedang proses perencanaan dengan pihak konsultan termasuk dengan Bupati Garut, dan mudah mudahan secepatnya direalisasikan, ujarnya. (Sighar)











