Bandung, BEDAnews
Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda, Selasa (23/04/2013) mengunjungi kediaman salah seorang saksi sejarah Konfrensi Asia Afrika (KAA) pertama tahun 1955, Inen Rusnan (76) di Jalan Hegar Asih II, Kelurahan Cipaganti, Kota Bandung. Kala itu pria kelahiran 28 Agustus 1937 ini tercatat sebagai fotografer termuda dan bertugas mendokumentasikan segala kegiatan pada KAA.
Inen yang didampingi istrinya Dedeh kurnaesih, dengan fasih bercerita waktu KAA tahun 1955 lalu, dirinya baru berusia 18 tahun. Ia bekerja di sebagai salah satu kontributor foto untuk media cetak terbitan Bandung.
Hingga kini foto-fotonya masih tertata dan tersimpan rapih, diantaranya kedatangan perdana menteri (PM) Inggris the iron lady Margaret Thatcher ke Kota Bandung, peletakan batu pertama pembangunan Universitas Padjajaran oleh Presiden RI pertama, Soekarno, hingga pembangunan Kolam Renang Karangsetra.
Setelah melihat hasil karya Inen, Ayi sangat terkejut karena masih banyak hasil karya inen yang sangat mahal nilainya bagi masyarakat kota bandung karena memiliki nilai sejarah yang tinggi.
Ayi berkeinginan agar setiap warga mengetahui sejarah yang telah dilalui Kota Bandung, "Hasil karya ini harus di ketahui dan dinikmati masyarakat umum, saya harap nanti karyanya bisa pamerkan pada HUT Kota Bandung, foto Bandung jaman dulu dikolaborasikan kondisi Bandung sekarang. Melalui foto Inen bisa tergambar sejarah budaya, politik, dan sosial Kota Bandung," katanya.
Di usia senjanya Inen berpesan kepada warga kota Bandung untuk menjaga kelestarian bangunan-bangunan tempo dulu yang menjadi ciri khas Kota Bandung, "Terutama saya titip jalan Braga, di tempat itulah sebagai Parijs Van Java, bukan Cihampelas atau Sukajadi, orang dulu datang kesana ke Braga untuk ngabaraga (bergaya), dari dulu Kota Bandung adalah incaran semua negara," pesannya. (Bd)











