• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Terkait Kurikulm 2013 Pemerintah Dinlai KONYOL

Terkait Kurikulm 2013 Pemerintah Dinlai KONYOL

Asep Budi by Asep Budi
23 April 2013
in Tak Berkategori
3
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cimahi, BEDAnews

Pemerintah dinilai telah berbuat konyol dengan memaksakan penerapan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2013-2014. “Kami merasa heran, kenapa pemerintah keukeuh untuk memaksakan kurikulum 2013, padahal pada tahun 1975 kurikulum itu sudah diterapkan dengan Cara belajar siswa aktif (CBSA) yang diuji coba di Cianjur, namun tak diteruskan,” kata anggota Komisi X DPR RI, Popong Otje Djunjunan, saat reses di Cimahi, Jum’at (19/4).

Tak hanya itu, kata Popong, pengajuan anggaran untuk hal itu yang semula Rp. 595 Milliar, kemudian berubah lagi menjadi Rp. 1,4 Ttrilliun dan terakhir pemerintah mengajukan Rp. 2,4 Trilliun. Hal ini menjadi pertanyaan, karena terkait dengan penggunaan uang rakyat. Memang, kurikulum merupakan kewenangan dari pemerintah, namun untuk anggarannya menjadi kewenangan dewan untuk menyetujui pengalokasiannya pada APBN.

Menurut Popong, pengajuan anggaran Rp. 2,4 Trilliun itu setelah dilakukan penelusuran, ternyata karena buku kurikulum sudah di cetak pemerintah, sehingga dananya tak bisa dikembalikan atau bukunya di musnahkan.

Dari tujuh Fraksi yang ada di DPR RI, hanya dua Fraksi yang setuju dengan hal itu, yaitu Fraksi Demokrat dan Fraksi PDIP. Lima fraksi lainnya masih belum setuju. “Yang belum setuju, mengsulkan supaya pelaksanaan kurikulum tersebut dilaksanakan tidak tergesa-gesa, karena tak akan optimal, tapi harus dilakukan uji coba terlebih dahulu,“ ujar anggota Fraksi Partai Golkar ini.

BeritaTerkait

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Yang lebih mengherankan, ujar Popong, adalah para pendidik belum dilakukan pelatihan, sementara buku kurikulumnya sudah dicetak pemerintah. Akhirnya disepakati kurikulum 2013 dilakukan hanya 10 persen dari jumlah sekolah yang ada. Pihaknya mengusulkan dulu pelatihan karena guru harus mamahami kurukulum baru. Ternyata  hal itu itu belum dilakukan.

“Saya anggap pemerintah konyol, kenapa mendahulukan mencetak buku, bukankah di Kemendiknas banyak ahli pendidikan,” papar anggota Fraksi Golkar DPR RI itu.

Dikatakan Popong, terkait hal itu pekan depan Komisi X akan memanggil Menteri Pendidikan, termasuk soal Ujian Nasional yang berjalan kisruh, sehingga 11 provinsi di Indonesia terbengkalai pelaksanaan Ujian Nasionalnya. Salah satu penyebab terjadinya hal itu, karena pencetakan soal dilakukan secara sentralistik, sehingga terjadi kendala. Padahal pencetakan soal bisa dilakukan pula di beberapa kota di luar Pulau Jawa, sehingga memudahkan distribusi soal.

“Pemerintah seharusnya memberikan kepercayaan kepada daerah untuk melakukan pencetakan soal, supaya tak terjadi lagi hal itu. Padahal, kami berkali-kali sudah menginatkan pemerintah,” tandasnya. (Bubun M)

 

Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Camat Cibiru Dinilai Lecehkan AMS

Next Post

Puluhan Preman Dirazia Petugas

Related Posts

TNI-POLRI

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
Next Post

Puluhan Preman Dirazia Petugas

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021