Bandung, BEDAnews
Masalah keterbatasan jenjang Pendidikan yang dialami sebagian besar masyarakat di Kecamatan Sumber Jaya dan Kecamatan Panyingkiran Majalengka, menjadi sorotan utama laporan reses Hadi Sutrisno anggota DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan Sumedang Majalengka Subang.
“Keterbatasan pendidikan sebagian besar masyarakat yang hanya sampai tingkat SMP ini, karena factor kemampuan ekonomi masyarakat, menjadi hambatan mereka untuk dapat meraih pekerjaan dilingkungan industry yang tengah berkembang di daerahnya, seperti satpam dan operator pabrik yang menuntut tingkat pendidikan minimal setingkat menengah atas, sehingga mereka kalah bersaing dengan pendatang,” demikian diungkapkan Hadi saat ditemui Bedanews di ruang Komisi B DPRD Jabar Jl. Diponegoro 22 Bandung, Selasa (2/4).
Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya akan berupaya merencanakan kerjasama dengan pihak terkait, sehingga bisa memberikan jalan keluar bagi mereka, dengan mengadakan ujian persamaan bagi mereka yang membutuhkannya, sehingga bisa menjadi solusi dan jalan keluar bagi kesulitan masyarakat di kedua kecamatan tersebut, tuturnya.
Dalam melaksanakan aktivitas kewajiban kegiatan resesnya sebagai anggota DPRD Jawa Barat, Hadi Sutrisno melaksanakan pertemuan untuk menyerap aspirasi masyarakat di 5 titik Kecamatan Sumberjaya di Desa Bongas Wetan dan Desa Bongas Kulon, Kecamatan Panyingkiran dilakukan di Desa Jati Serang, serta Desa Pulur dan Cibodas di Kecamatan Majalengka.
Selain masalah pendidikan, masalah air bersih, PJU, jalan yang rusak serta perbaikan sarana ibadah banyak menjadi keluhan masyarakat yang disampaikan, pungkas Hadi. (Hermanto)











