• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Pencapaian Ekonomi RI Bisa Jadi Pembelajaran Anggota OKI

Pencapaian Ekonomi RI Bisa Jadi Pembelajaran Anggota OKI

Asep Budi by Asep Budi
14 Maret 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BEDAnews, Jakarta

Negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dapat menarik pelajaran bagaimana Indonesia melakukan berbagai pembangunan ekonominya dengan mencatat kemajuan yang signifikan.

Demikian disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah dalam keterangan pers, Rabu (14/3) siang seusai mendampingi Presiden SBY menerima Savas Alpay, di Kantor Presiden.

Menurut Teuku Faizasyah, kedatangan Direktur Jenderal Statistik Ekonomi dan Penelitian Sosial dan Pusat Pelatihan untuk Negara Islam (Sesric), Savas Alpay, adalah untuk menyiapkan laporan khusus mengenai pencapaian perekonomian Indonesia. Dimana laporan yang akan terbit pada April nanti ini berguna untuk bertukar pengalaman dan pembelajaran bagi sesama anggota OKI.

BeritaTerkait

Tim Wasev TMMD Ke-130 Dengarkan Aspirasi Warga Kampung Yamboi

7 November 2026

Penuh Keceriaan, Tim Wasev TMMD Ke-130 Ajak Anak-Anak Kampung Yamboi Foto Bersama

7 November 2026

Dalam pertemuan tersebut lanjut Faizasyah, juga disinggung mengenai kerja sama ekonomi negara-negara muslim yang tergabung dalam OKI. Misalnya, pemanfaatan teknologi untuk memberi nilai tambah ekonomi.

Investasi di bidang riset dan teknologi di negara-negara OKI, rata-rata hanya 27 dolar AS per kapita sementara rata-rata negara Barat mencapai 600 dolar AS.

Presiden SBY menggaris bawahi perlunya kerja sama OKI dalam rangka struktur ekonomi global dewasa ini. Indonesia, Arab Saudi, dan Turki adalah tiga negara anggota OKI yang juga menjadi anggota G20, jelas Faizasyah .

“Melalui keanggotaan ketiga negara ini di G20 maka apa yang menjadi aspirasi negara-negara OKI, termasuk masalah fluktuasi harga minyak, akan disuarakan. Itu adalah suatu sarana bagi negara-negara OKI untuk memperjuangkan kepentingannya,” jelasnya. ***

Previous Post

Presiden Meminta ICMI Diskusikan Pemilu Berkualitas

Next Post

Aliansi BEM Se-Jabar Ajukan Trituma

Related Posts

TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Dengarkan Aspirasi Warga Kampung Yamboi

7 November 2026
TNI-POLRI

Penuh Keceriaan, Tim Wasev TMMD Ke-130 Ajak Anak-Anak Kampung Yamboi Foto Bersama

7 November 2026
TNI-POLRI

Wujud Kepedulian TNI, Tim Wasev TMMD Ke-130 Bagikan Sembako kepada Warga Kampung Inden

6 November 2026
TNI-POLRI

TNI Perkuat Kompetensi Perwira, Siapkan Aparat Teritorial Pendukung Pembangunan

6 November 2026
TNI-POLRI

Pimpin Langsung Pemasangan Pipa Air Bersih, Dan SSK TMMD Ke-130 Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

6 November 2026
TNI-POLRI

119,32 Hektare Kawasan TNKS Terdampak Tambang Emas Ilegal, Satgas PKH Turun Tangan

6 November 2026
Next Post

Aliansi BEM Se-Jabar Ajukan Trituma

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021