• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Harga Mahal, Bawang Putih di Garut Langka

Harga Mahal, Bawang Putih di Garut Langka

Asep Budi by Asep Budi
17 Maret 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Sejak harga bawang putih meroket, di Pasar Induk Guntur, Garut, sejak sepekan terakhir salah satu bumbu pokok itu langka ditemukan di Garut. Para pedagang mengeluh tidak bisa menjual karena pasokannya sama sekali berkurang.

“Sekarang bawang putih susah ditemukan di pasar ini. Kalau ada juga barang lama dan mahal sekali,” keluh salah seorang pedagang di Pasar Guntur, Yoyoh (40) kepada Bedanews.com, Sabtu (16/3).

Menurut Ai, biasanya per hari dia mendapatkan pasokan bawang putih sampai 10 kilogram. Namun, saat ini mendapatkan bawang putih satu kilogram dari pemasok pun sangat sulit. “Dulu gampang bawang putih didapatkan, sekarang sama sekali tidak bisa menjualnya,” kata Ai.

Sampai hari ini, lanjut Ai, harga bawang putih mencapai Rp. 75.000 per kilogramnya. Hampir sepekan terakhir harganya mengalami kenaikan dengan harga normalnya hanya Rp. 45.000 per kilo.

Diperkirakan kenaikan akan terus terjadi, jika pemerintah belum juga memberikan tindakan terhadap terus naiknya harga bawang putih ini. “Kalau bawang terus langka, atau sampai tidak ada, para pedagang mau demo,” kata dia.

Hal sama dikatakan pedagang lainnya. Asep (35), pedagang di Pasar Guntur, sudah tidak ada yang memiliki stok bawang putih. Kondisi ini tejadi sejak meroketnya harga bawang putih di pasaran.katanya.

Bawang putih masih bisa didapatkan di pedagang eceran saja. Itu pun bawang putih sisa stok lama dengan harga sangat tinggi. “Di eceran bisa sampai Rp 80.000 sampai Rp 90.000 dijual per kilogramnya. Soalnya emang sudah gak ada stok,” Ungkap Dedi. (Sighar)

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Previous Post

Garut Bisa Maju Jika Pemimpin Mampu Menjaga Sistem

Next Post

PDIP Mulai Jaring Balon Bupati Garut

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

PDIP Mulai Jaring Balon Bupati Garut

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021