• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » UPTD Pasar Guntur Bantah Sampah Menumpuk

UPTD Pasar Guntur Bantah Sampah Menumpuk

Asep Budi by Asep Budi
9 Maret 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Aparat serta warga Desa/Kecamatan Tarogong Kidul, mengeluhkan terjadinya penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) selama dua pecan ini karena tak diangkut petugas. Mereka juga mengeluhkan pencemaran yang dikhawatirkan akan berakibat buruk terhadap kesehatan warga sekitar.

Tumpukan sampah menggunung itu, terjadi di TPS Jalan Adung, Kampung Kalidung tepatnya di depan Kantor Desa Tarogong. Bukan hanya menimbulkan pemandangan tak sedap, juga menimbulkan bau menyengat. Malahan jika hujan turun, air tumpukan sampah pun mengalir ke pemukiman warga lengkap dengan material sampahnya.

Tokoh warga yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Tarogong, Endang Solih mengaku sangat menyayangkan terjadinya tumpukan sampah di tempat itu karena telah sangat mengganggu kenyamanan warga. Bukan hanya pemandangan tak mengenakan, tapi juga pencemaran, baik pencemaran udara, air dan lingkungan, yang ironisnya lagi, tumpukan sampah hanya beberapa meter dari Kantor Desa, keluh Endang Solih kepada Bedanews.com, Sabtu (9/3).

 

Kepala UPTD Pasar Guntur H. Dayat S.Sos saat dijumpai Bedanews.com, menjelaskan, sebenarnya para petugas UPTD pasar Guntur maupun petugas DLHKP  telah membersihkan tumpukan sampah di TPS dan selalu mengangkutnya, namun tumpukan sampah memang makin bertambah. Hal tersebut akibat kerusakan dan kecilnya TPS diwilayah Pasar Guntur.

Setiap hari, dilokasi pasar Guntur terancam gunungan sampah. Dalam sepekan terakhir, pengangkutan sampah dari TPS ke TPA meskipun sering dilakukan, namun tetap tumpukan sampah selalu ada. Hal itu disebabkan jebolnya TPS dilokasi pasar Guntur, akibatnya bau membusuk semakin menghangat kesetiap lokasi dekat pasar.

Dayat menyangkal bau sampah akibat tidak terangkut, karena menurutnya setiap hari sampah selalu diangkut oleh petugas DLHKP kabupaten Garut. “Jadi di lokasi pencurahan atau tempat sampah ditumpahkan kondisinya menggunung dan penuh. Makanya enggak mungkin lagi menerima sampah. Kalau normalnya kan dari tempat pencurahan itu didorong oleh TPS yang tinggi dan besar baru sampah tersebut baru sampah tersebut akan tertampung,” jelasnya.

Kondisi tersebut, kata Dayat, sudah lama terjadi. Pada awalnya sampah yang hanya bisa terangkut sekitar 80 persen, lalu 70 persen, kemudian 50 persen. "Dan lama kelamaan akibat kecilnya daya tampung di TPS ini bisa jebol. Hari ini juga sama," katanya Sabtu (9/3).

Dalam dua hari ini, Dayat mengaku setiap haripun para petugas selalu melakukan pengangkutan, tetapi tetap sampah selalu menumpuk karena TPS tidak sebanding dengan sampah yang datangnya setiap hari. “Makanya kami minta warga juga untuk mengurangi produksi sampah rumahannya,” ujarnya.

Dijelaskanya, mengenai sampah dipasar Guntur kabupaten Garut, setiap haripun diangkat kalau dulu oleh petugas dari pertacip. Namun, sekarang diangkut oleh pihak DLHKP. Dan dalam jangka satu haripun sampah diangkut sebanyak 3 sampai 4 truk, serta tidak ada istilah sampah menggunung ditempat TPS Guntur. Yang jadi kendala adalah kondisi TPS sudah rusak dan sampah selalu jadi lumpur. Sehingga bila diangkut sampah itu tergenangi air dan airnya bau.

“Seharusnya TPS ini dilakukan perbaikan ya paling tepatnya dibangun lebih tinggi agar kondisi TPS tersebut tidak sejajar dengan jalan, dimana waktu diangkut sampah dari TPS tersebut airnya mengalir kearah draniase juga drainasenyapun saat ini sudah pecah dan bau kesemua lokasi,” katanya. (Sighar)

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Previous Post

Proses Pembuatan SIM di Polres Garut Sesuai Prosedur

Next Post

SMK ICB Bandung Launching ISO 9001:2008

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

SMK ICB Bandung Launching ISO 9001:2008

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021