• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Ratusan PNS Pemkab Garut, Masuki Masa Pensiun

Ratusan PNS Pemkab Garut, Masuki Masa Pensiun

Asep Budi by Asep Budi
5 Maret 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GARUT, BEDAnews

Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Garut yang memasuki masa pensiun dalam rentang Januari hingga Desember 2013 mencapai 540 orang, 8 orang di antaranya merupakan pejabat eselon 2.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut, Kostawan mengatakan, dari 540 PNS yang pensiun pada 2013, dua pertiganya terdiri dari kalangan guru di lingkungan Dinas Pendidikan.

“Kemungkinan di 2014, jumlah guru yang pensiun lebih banyak lagi. Sebab mereka yang pengangkatan PNS gurunya dilakukan melalui Inpres (Instruksi Presiden RI) pada 1973-an, masuk masa pensiun pada 2014. Yang diangkat guru melalui Inpres itu kan banyak,” kata Kostawan kepada Bedanews, Selasa (5/3) diruang kerjanya.

Menurut Kostawan, kebutuhan Kabupaten Garut terhadap tenaga guru masih sangat besar dengan banyaknya PNS guru yang pensiun tersebut. Akan tetapi, pengangkatan PNS dari kalangan guru/tenaga pendidikan untuk mengisi kekosongan tersebut tak mudah dilakukan.

Hal itu menurut Kostawan, karena Kabupaten Garut hingga 2014 belum diberikan jatah pengangkatan CPNSD dari kalangan umum oleh Pemerintah Pusat, pasca moratorium pengangkatan CPNSD berakhir per Desember 2012 lalu. Pasalnya, Garut termasuk daerah yang lebih 50 persen APBD-nya habis untuk alokasi belanja pegawai.

Pengangkatan CPNSD di Kabupaten Garut terjadi selama ini tak serta merta mengisi kekosongan formasi kepegawaian, khususnya tenaga guru. Termasuk dengan diangkatnya 219 CPNSD dari tenaga honorer kategori I formasi 2012 yang SK CPNSD-nya diserahkan baru-baru ini.

“Dari 219 honorer kategori I yang diangkat jadi CPNSD ini, hanya ada satu dari tenaga guru. Selebihnya dari tenaga kesehatan, dan teknis lainnya. Tiap tahun memang begitu. Yang pensiun dengan pengangkatan CPNSD itu susah klop,” ujar Kostawan.

Pengangkatan CPNSD untuk Garut, lanjutnya, hanya akan dilakukan melalui testing dari kalangan tenaga kerja honorer katagori II sekitar 5.000 orang, sesuai data base kepegawaian. Sebanyak 3.000 di antaranya dari kalangan guru.

Rekrutmen CPNSD dari honorer katagori II tersebut dilakukan untuk formasi 2013 dan 2014. Jumlah PNS di lingkungan Pemkab Garut sendiri saat ini mencapai sebanyak 19.484 orang. Sebanyak 12.000 di antaranya merupakan tenaga guru.

Kostawan menyebutkan, 8 orang pejabat eselon yang memasuki pensiun diantaranya, Dendi Hidayat (Inspektor Kabupaten Garut), Syarifuddin (Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi), Euis Tuti (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana), Sujana Syafe’i (Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah), Farida Susilawati (Sekretaris DPRD Garut), Budiman (Kepala Dinas Perhubungan), Rahmat Wijaya (Staf Ahli Bupati Garut), dan Kostawan (Kepala BKD).

Dua pejabat eselon 2 lainnya segera memasuki pensiun per Januari 2012, yakni Syamsudin (Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan), dan Tatang Hidayat (Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura).

Saat ini, Syarifuddin, Euis Tuti, dan Dendi Hidayat sudah resmi pensiun. Sehingga tiga jabatan Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemkab Garut dalam keadaan kosong. Sejumlah jabatan lain juga dipastikan kosong, menyusul banyaknya pejabat eselon 3 memasuki pensiun pada 2013 ini. Jumlah pejabat eselon 3 yang pensiun tersebut lebih banyak daripada pejabat eselon 2 pensiun.

Namun begitu, Kostawan belum bisa memastikan kapan akan dilakukan pengisian jabatan-jabatan struktural yang kosong tersebut. “Untuk pengisian jabatan kosong, baik rotasi maupun mutasi, kita masih menunggu kepastian penetapan PLH Bupati menjadi Bupati definitif. Mudah-mudahan tidak terlalu lama,” ujarnya. (Sighar)

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Previous Post

Ketersediaan Pangan, Kota Bandung Andalkan Dari Luar Daerah

Next Post

Tanah Pemprov Tak Dimanfaatkan, Hibahkan Saja

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

Tanah Pemprov Tak Dimanfaatkan, Hibahkan Saja

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021