BANDUNG. BEDAnews.
Menjelang pelaksanaan kegiatan reses I yang akan dilaksanakan pada 13 Maret ini, Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat melakukan rotasi atas beberapa struktur personalia alat kelengkapan dewan (AKD), yang penetapannya dilaksanakan melalui rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar, Jumat (1/3).
Dua komisi mengalami perubahan yaitu Komisi A dan B yang mengalami perubahan pada wakil ketua, Wakil Ketua komisi A yang semula dijabat oleh Agus Welianto Santoso, SH., digantikan oleh Asyanti Rosyana Talib dari fraksi yang sama PDI Perjuangan.
Sementara wakil ketua Komisi B yang semula di pegang oleh Drs. Maman Abdurrachman digantikan oleh Uum syarif Usman dari Fraksi yang sama Partai Amanat nasional semula sebagai anggota Komisi C.
Sedangkan untuk anggota komisi dari FPDIP, H. E.A Darojat Komisi A, Hadi Sutrisno Komisi B, Asyanti Komisi A, Agus Welianto Bamus, Ineu Purwadewi Badan Legislasi.
FPKS RK. Dadan komisi A dan Bangar, Ir. H. Lalu Suryadie Kom C, drg. Is Budi Widuri Sekarjati Badan Legislasi. FPPP, KH. Abd Al Qudsi Komisi E dan badan musyawarah. FP Gerindra, Daddy Rohanadi Komisi D dan badan Anggaran, Dra. Lina Ruslinawati Badan musyawarah, Syahrir Badan Legislasi. F PAN, UUm Komisi B, Drs. Maman Abdurrachman Kom C. F.Hanura –PKB, Acep adang Ruhiat Kom E dan Bamus/Bangar, Azhar Aung Banleg, SH.
Dalam amanat sebagai pimpinan sidang Ketua DPRD Jabar, Ir. Irfan Suryanagara mngharapkan keberadaannya dapat lebih menciptakan efektifitas kinerja dalam rangka mengoptimalkan tugas dan fungsi DPRD guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Irfan juga mengaharapkan anggota DPRD Jabar yang akan melaksanakan reses I pada tanggal 13 sampai 20 Maret ini dapat menyerap aspirasi dari masyarakat secara objekltif, sehingga dapat dijadikan bahan untuk mengambil keputusan dalam rangka menyusun kebijakan pembangunan di Jawa Barat ke depan. (hermanto)











