GARUT, BEDAnews
Kegiatan peringatan Hari Jadi Garut atau 2 abad yang akan digelar pada tanggal 16 Februari 2013, akan tetap berlangsung, sekalipun Bupati Garut Aceng H Fikri terancam dimakzulkan. Ada ataupun tidak ada Bupati, peringatan Hari Jadi Garut (HJG) tetap harus dilaksanakan, ujar kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Garut Yatie Rochayati kepada bedanews, Rabu (14/2).
Berkaitan dengan Hari Jadi Garut, itu sudah teragendakan setahun sebelumnya. Adapun masalah bupati itu adalah masalah politis, dan masalah kegiatan tidak boleh terganggu, ujar Yatie.
Adapun lanjut yatie, acara untuk peringatan hari Jadi Garut kedua abad tersebut. diantaranya napak tilas, drama kolosial, gelar budaya, bakthi social, pemeran, dan hiburan lainya.
Yatie yakin peringatan Hari Jadi Garut (HJG) untuk tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dan kegiatan pun akan diadakan selama lima bulan yang dimulai dari bulan Februari hingga bulan juni 2013, diharapkan acara HJG tahun ini bisa berlangsung lebih meriah dan lebih bermakna ketimbang tahun-tahun sebelumnya.
Ditambahkan Yatie, agar acara tersebut lebih meriah, pihaknya, akan mengundang kesenian-kesenian dari lima kabupaten dan lima provinsi yaitu, Sumatera, Kalimantan, Papua, Sulawesi dan Jawa.
Sedangkan, berbagai kesenian dari daerah-daerah tersebut akan ditampilkan dalam pagelaran budaya seni tradisional, secara kolosal. Juga acara akan dimeriahkan momotoran dari Garut ke pantai Ranca Buaya Kecamatan caringin dan yang akan dilibatkanya pihak swasta, kata yatie. (Sighar Haruman)











