Ketua DPD Partai NasDem Kota Cimahi Asep Taryana, menyatakan DPD Partai NasDem Kota Cimahi dibubarkan, menyusul konflik yang ada diinternal partai. Pembubaran DPD itu dilakukan bersamaan dengan pencopotan atribut partai dan pengembalian Kartua Tanda Anggota.
Pantauan dilapangan menunjukan, sejumlah kader partai melakukan pencopotan atribut partai di lokasi sekretariat DPD Partai NasDem Kota Cimahi, jalan Pesantren 143 Cibabat Cimahi Utara. Sejumlah spanduk, baligo dan atribut berlogo NaDem dan pimpinan partai diturunkan oleh para kader yang merasa kecewa.
“Kami sudah menyatakan bahwa DPD Partai NasDem Kota Cimahi bubar, hal itu disampaikan dalam acara khusus yang digelar di Hotel Panghegar, Bandung Rabu ini. Hal yang sama juga terjadi pada struktur DPD di Kabupaten Bandung Barat dan Bogor,” kata Asep, saat dihubungi usai pernyataan sikap yang dilakukan pada Rabu, (30/1).
Menurut Asep, pembubaran itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan yang terjadi ditubuh partai. Pembubaran DPD dilakukan karena pihaknya menganggap sudah tidak konsistennya para petinggi partai yang mengusung arus perubahan.
Malahan, Asep menganalogikan, apa yang terjadi saat ini bisa dikategorikan ibarat legenda di tanah parahyangan. ”Dalam tubuh partai sudah terjadi layaknya Dayang Sumbi dan Sangkuriang, sang ibu mau saja untuk menikah dengan anaknya,” ujar Asep.
Kekecewaan DPD NasDem Cimahi itu berawal dari kongres pada 24-25 Januari lalu, dimana DPW Nasdem Jabar secara ilegal mengklaim bahwa Jabar mendukung Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai, tanpa melalui mekanisme rapat sebagaimana mestinya.
“Jelas ini merupakan sebuah bentuk pelanggaran aturan, kami sudah mengingatkan dan memberikan masukan kepada pimpinan partai namun tidak dihiraukan,“ katanya.
Imam, kader Partai NasDem Cimahi mengatakan, para kader merasa kecewa dengan sikap pimpinan partai, pencopotan atribut partai di sekretariat pun dilakukan, menyusul keputusan ketua DPD Cimahi untuk menyatakan mundur dan bubar pada Selasa malam.
“Jelas kami merasa kecewa dengan kondisi yang ada di partai ini, karena membangun partai ini dari mulai tingkat DPD hingga ranting-ranting,” paparnya. (Bubun M)











