BEDAnews, Bandung
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Meivy Adha Krisnan yang tampil sebagai nara sumber dalam sosialisasi sehari E-KTP di Kecamatan Kiara Condong, Rabu (29/2) menyatakan optimis pelaksanaan E-KTP akan berjalan sesuai dengan rencana.
Menurut Meivy, kesuksesan E-KTP akan bergantung kepada dua hal yaitu profesionalitas dari aparatur yang mengoperasikan peralatan E-KTP dan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Dengan adanya sosialisasi seperti ini, maka masyarakat akan menjadi tahu mengenai E-KTP, setelah tahu maka mereka biasanya akan aktif untuk membuatnya,” jelasnya seraya menambahkan bahwa sampai saat ini, sosialisasi sudah mencapai 24 Kecamatan se-Kota Bandung.
E-KTP merupakan salah satu jawaban dalam hal tertib administrasi kependudukan. Karena setiap orang hanya akan memiliki satu NIK. “Apabila orang tersebut meninggal maka NIK nya tersebut tidak akan dipakai lagi oleh orang lain, jadi satu orang hanya akan memiliki satu NIK,” jelasnya.
E-KTP tersebut bentuknya hampir sama dengan KTP yang ada saat ini, hanya mempunyai chip, yang nantinya berisi data penduduk. “chip itu nanti akan berisi seperti foto, sidik jari, tanda tangan dan hasil scan retina,” jelas Meivy. (Heru)












