• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Komisi I Jabar Akan Undang BKD Terkait Penipuan CPNS

Komisi I Jabar Akan Undang BKD Terkait Penipuan CPNS

Asep Budi by Asep Budi
16 Januari 2017
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 Bandung BEDAnews.com

Menindak lanjuti atas adanya kasus penipuan CPNS yang telah memakan korban hingga mencapai ratusan orang  yang mendatangi Gedung sate di Bandung untuk mengikuti  diklat CPNS namun setelah diselidiki mereka ternyata korban penipuan rekrutmen CPNS yang dilakukan oleh sebuah ormas pada , pada Kamis (12/1).

Komisi I DPRD Jawa Barat akan mengundang BKD Provinsi Jawa Barat terkait kasus penipuan CPNS ini.

Komisi I juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai bentuk penipuan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) terkait adanya ratusan warga yang tertipu CPNS.

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026

Sebagaimana dikatakan Ketua Komisi I H. Syahrir, SE. yang menangani masalah aparatur dan pemerintahan,  "Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Jawa Barat meminta jangan mudah percaya tentang orang atau pihak tertentu yang menyatakan siap membantu mempermudah proses penerimaan CPNS dengan syarat menyerahkan sejumlah uang," katanya.

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD jabar ini juga menyatakan masyarakat  bisa langsung mengecek kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tingkat kabupaten/kota dan provinsi jika ada informasi tentang rekrutmen CPNS.

Syahrir juga mendorong masyarakat yang menjadi korban penipuan  untuk melaporkan kasus penipuan CPNS tersebut kepada polisi agar bisa diusut siapa "otak pelaku" dari kejadian tersebut, "Kalau dilaporkan kepada polisi akan lebih mudah mengusutnya. Jadi, saya harap aparat berwajib bisa menelusurin permasalahan ini sehingga tidak lagi meresahkan masyarakat," ujarnya@1

Previous Post

Hindarkan Sekolah Dari Pungli

Next Post

Syaroni: Di Era Medsos, Pembatasan Capres Sudah Tidak Relevan

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

Syaroni: Di Era Medsos, Pembatasan Capres Sudah Tidak Relevan

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021