Cimahi, BEDAnews
Sedikitnya empat orang warga Cimahi tewas akibat kebakaran yang terjadi di Kota Cimahi sepanjang Januari hingga awal Desember 2012. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Ogi Mardiyanto, melalui Kepala Subag Sutaryana, empat orang tewas akibat peristiwa kebakaran.
Dari 45 peristiwa kebakaran yang terjadi, , yakni 2 orang di pusat pertokoan Buana, sedangkan dua lagi terjadi saat kebakaran di Kampung Cibodas kelurahan Utama, yang menewaskan pasangan suami siteri. Penyebabnya mayoritas karena kelalaian warga dan korsleting listrik, katanya.
Untuk mengantstiapasi kejadian kebakaran, UPTD Damkar sudah melakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi merupakan kegiatan rutin dalam rangka antisipasi kebakaran.“Kami melakukan berbagai sosialisasi kepada warga di 15 kelurahan yang ada, malahan kegiatan monitoring dilakukan setiap hari, ke daerah rawan kebakaran,” ucapnya.
Tak hanya itu, untuk deteksi kebakaran secara dini, sedikitnya ada 6000 relawan kebakaran yang tersebar diseluruh wilayah Kota Cimahi. Para relawan diberikan bekal untuk mengantisipasi kejadian kebakaran saat api masih kecil. Peristiwa kebakaran bisa terjadi dimanapun, warga masyarakat agar lebih waspada dalam mencegah terjadinya kebakaran atau lebih reaktif ketika terjadi kebakaran dieilayahnya.
Sesuai dengan standar pelayanan minmal (SPM) 36 personil Damkar Cimahi yang disiagakan 24 Jam, harus sudah berada di lokasi 15 menit setelah menerima informasi terjadinya kebakaran. “Untuk menghindari korban jiwa maupun harta saat terjadi kebakaran, masyarakat dihimbau untuk cepat tanggap dan segera menghubungi petugas Damkar Kota Cimahi, sehingga api dengan segera dapat dipadamkan,” tandasnya. (Bubun)











