“Kejuaraan ini merupakan hasil dari proses bidding yang kompetitif bersama Malaysia, dan India. Berdasarkan hasil keputusan Asian Taekwondo Union, Indonesia diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah dan hari ini kita membuktikan bahwa kepercayaan tersebut kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” kata Richard.
Sementara itu, Presiden ATU Kim Sang-jin memberikan apresiasi tinggi kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Ketua PBTI Letjen Richard Tampubolon, serta seluruh panitia yang terlibat.
“Indonesia telah menunjukkan penyelenggaraan luar biasa. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan keramahtamahan yang hangat untuk mewujudkan penyelenggaraan turnamen Indonesia Open berlangsung luar biasa dan sukses. Di bawah kepemimpinan Ketua PBTI Jenderal Richard, kejuaraan ini telah memberikan kesempatan yang sangat baik untuk komunitas Taekwondo dunia melangkah lebih maju,” kata Kim Sang-jin.













