Melalui pembacaan hermeneutis, penelitian ini menghasilkan beberapa temuan substantif yang menjadi pertanggungjawaban ilmiah promovenda:
1. Integrasi Nilai Ketauhidan dan Kasundaan: Spiritualitas Estetik
Kawih Wanda Anyar memuat nilai-nilai ma’rifatullah dan kesadaran eskatologis yang dikemas dengan bahasa simbolik yang halus atau pasemon. Pendidikan tauhid disampaikan tidak secara doktriner, melainkan melalui perenungan atas alam, rasa syukur, dan kesadaran akan hakikat diri.
2. Pendidikan Moral dan Sosial: Akhlakul Karimah
Dalam liriknya terkandung pesan akhlak kuat seperti silih asih, silih asah, silih asuh, keberanian moral, kejujuran, dan penghormatan terhadap martabat kemanusiaan. Seni ini berfungsi sebagai instrumen tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa sekaligus pendidikan sosial.













