“Dari pengalaman HCC mengelola program PCU, data hasil PCU membuka pintu bagi intervensi yang tepat, seperti sesi konseling profesional oleh psikolog bersertifikat, pelatihan ketahanan mental dan program kesejahteraan yang personal dan berbasis bukti,” jelasnya.
Mencuplik laporan Workplace Wellbeing Initiative Trends 2025, Kartika menunjukkan bahwa, pendekatan berbasis data seperti PCU ini telah terbukti meningkatkan produktivitas hingga 20%, sekaligus menurunkan angka absensi dan pergantian karyawan hingga 30%. Pemantauan berkelanjutan lewat dashboard digital memungkinkan tindakan cepat dan adaptif, menciptakan budaya kerja yang aman secara psikologis dan lebih inklusif.
Menurut Kartika, membuka ruang untuk bicara dan memberikan dukungan bukan hanya meringankan beban mental karyawan, tapi juga membangun ketahanan individu dan kekokohan organisasi dalam menghadapi masa depan yang semakin kompleks.












