“Orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya. Dan Aku adalah yang paling baik di antara kalian kepada keluargaku.” [Hadits riwayat At-Tirmidzi].
Syaikh bin Baz rahimahullah mengatakan yang dimaksud dengan “ahlihi” “keluarganya” adalah istri-istrinya, anak-anaknya, ibu dan ayahnya.[ii]
Sedangkan menurut penulis Tuhfatul Ahwadzi Syarh Jami’ At -Tirmidzi, Syaikh Abdurrahman Mubarokfuri saat menjelaskan makna hadits ini mengatakan, maksudnya adalah anak dan istrinya dan yang memiliki hubungan rahim dengannya.
Ada juga ulama yang berpendapat, para istrinya dan para kerabatnya. Hal ini menunjukkan kebaikan akhlak seseorang. Dan Rasulullah adalah orang yang paling baik pergaulannya dengan keluarganya pada tataran akhlak yang paling agung.[iii]
- Teladan Rasul Urusan Sosial
Nabi adalah orang yang paling baik pergaulannya dengan masyarakat. Beliau bersikap tawadhu’ dan peduli serta perhatian kepada semua orang, bersikap penuh kasih dan ramah bahkan kepada anak-anak kecil dan orang-orang yang sudah tua.













