Keempat, Pensil terdiri dari dua komponen luar dan dalam. Kecantikan, keindahan luar tidak mempunyai makna jika tidak diikuti dengan tampilan dalam. “Antara tampilan luaran dan dalam harus simetris. Kita boleh berusaha tampilan luaran cantik, apalah artinya tambilan luaran cantik, jika tampilan dalamnya rapuh, keropos. Imam Al-Ghazali mengingatkan kepada kita pertama yang dilihat itu dari tampilanya, setelah itu isi ilmunya. Saya ingin tampilan luarannya menyenangkan, bening, berilmu sungguh sempurna,” tuturnya.
Kelima, Pensil selalu meninggalkan jejak goresan ketika digunakan. “Tentunya dengan mengninggalkan goresan yang membuat orang lain senang atau kecewa dikemudian hari. Saya berharap goresan itu dapat membuat yang lain bahagia, senang,” pungkasnya.













