Kelima: Wujudkan Istikamah; bagi setiap insan yang mampu menjalankan ibadah di 10 hari kedua, tentu sebuah kenikmatan iman dan hidayah dari Allah sebab tidak semua orang mampu melakukannya. Keutamaan istikamah dalam beribadah di bulan Ramadan ini memiliki pahala luar biasa.Apalagi jika orang tersebut mampu menjalankan rangkaian ibadah puasa Ramadan secara lengkap, ialah wujud bahwa orang tersebut memiliki rasa istikamah. Sebab ibadah harus dijalankannya semata-mata karena Allah dengan niat untuk akhirat. Pahala istikamah beribadah adalah pahala yang tidak terputus dari Allah.
Keenam: Cegah Pekerjaan Maksiat; “Setiap perintah dalam Al-Qur’an pasti mengandung kebaikan, kemaslahatan, keberuntungan, manfaat, keindahan serta keberkahan. Sedangkan setiap larangan dalam Alquran pasti mengandung kerugian, kebinasaan, kehancuran, keburukan,”(disarikan dari Tafsir Ibnu Katsir (1/200). Jelas bahwa ibadah di 10 hari kedua Ramadan akan menjadi jalan untuk mencegah maksiat karena banyak berbuat kebaikan.













