Persoalan pendidikan karena itu tidak cukup dijawab dengan pertanyaan tentang seberapa banyak materi yang dapat disampaikan. Pertanyaan yang lebih mendasar adalah apakah proses pendidikan mampu membentuk manusia yang semakin berilmu sekaligus semakin berkarakter.
Nilai akademik memang penting. Prestasi juga penting. Gelar pendidikan memiliki arti. Akan tetapi, semuanya akan kehilangan makna apabila kecerdasan tidak disertai kejujuran, ilmu tidak disertai tanggung jawab, dan kemampuan tidak menghasilkan kemanfaatan. Allah Swt. berfirman:
Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Aḥzāb [33]: 21).
Ayat tersebut menegaskan bahwa Rasulullah Saw. merupakan teladan dalam seluruh dimensi kehidupan. Keteladanan beliau tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga dalam membangun manusia, mengembangkan ilmu, berkomunikasi, memimpin, dan menyelesaikan persoalan kehidupan.













