
Ujang Koswara, salah satu relawan, mengatakan bahwa warga desa Suka Slamet ini adalah penduduk resmi yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sudah 27 tahun lamanya warga desa tidak menikmati cahaya lampu.
Ujang menuturkan bahwa untuk menerangi rumahnya, warga di sini menggunakan lampu cempor berbahan solar, karena minyak tanah sudah tidak ada.
Kehadiran bantuan solar cell dapat mengurangi pengeluaran warga untuk membeli solar, karena solar cell sendiri merupakan sumber listrik tenaga matahari.
Adapun persiapan pemasangan dimulai dengan workshop singkat kepada 15 volunteer mahasiswa dari jurusan Manajemen yang tergabung dalam departemen pengabdian masyarakat himpunan mahasiswa jurusan,

Lilis Sulastri, Ketua Jurusan manajemen menyampaikan bahwa, program kegiatan manajemen bermasyarakat sebagai program unggulan menjadi katalis perubahan dan paradigma baru berkegiatan berbasis kebutuhan yang harus dirasakan langsung manfaatnya oleh lingkungan, ‘ kami berterimakasih kepada seluruh pihak, telah mengapresiasi ide dan gagasan sekaligus memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar sebenarnya ‘ ungkap Lilis.











