MUBA || Bedanews.com – Pemerintah mulai mendorong koperasi naik kelas dalam industri kelapa sawit. Bukan hanya menjadi wadah petani, koperasi diarahkan mengambil peran dari pengelolaan perkebunan hingga industri pengolahan agar nilai tambah komoditas sawit lebih banyak kembali kepada masyarakat.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menilai, hilirisasi berbasis koperasi dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat daya tawar petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat perkebunan.
Potensi tersebut cukup besar. Saat ini terdapat sekitar 2.587 koperasi di sektor perkebunan yang dapat menjadi fondasi untuk mengembangkan model bisnis sawit dari hulu hingga hilir.
Gagasan tersebut disampaikan Ferry dalam Seminar Nasional “Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi” di Kantor Bupati Musi Banyuasin, Selasa (11/8/2026).













