Dia menerangkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Demak yang dipaparkan dalam sosialisasi, terdapat 19 kasus CTEV yang tersebar di delapan kecamatan.
Kasus terbanyak tercatat di Kecamatan Wedung dengan enam kasus, kemudian Bonang empat kasus. Sementara Dempet, Karangawen dan Karangtengah masing-masing tercatat dua kasus.
Adapun Kecamatan Guntur, Sayung dan Mijen masing-masing tercatat satu kasus.
Data tersebut menjadi salah satu dasar penguatan deteksi dini melalui keterlibatan Bhabinkamtibmas bersama tenaga kesehatan. Penelusuran secara aktif diharapkan dapat menemukan kasus yang belum masuk dalam pendataan.
Jika hasil skrining menunjukkan indikasi CTEV, bayi atau anak akan diarahkan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut untuk mendapatkan pemeriksaan dan diagnosis dari dokter spesialis ortopedi.













