“Titik krusial kemacetan tersebut ada di wilayah jalur Pantai Utara Jabar yakni terdapat 20 titik rawan macet yang diakibatkan aktivitas lokal seperti pasar tumpah, untuk wilayah jalur tengah atau Bandung Raya titik kemacetan diperkirakan akan terpusat di wilayah Cileunyi, Nagrek, Limbangan, dan Malangbong,” ujarnya.
Sementara Dinas Bina Marga Jabar yang diwakili Kepala
Bidang Pemeliharaan dan Pembangunan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa
Barat Agus Hendrarto, menyebutka pihaknya menyiapkan 108 alat berat untuk
mengantisipasi longsor atau musibah lainnya selama arus mudik dan balik Lebaran
2019.
“Kami telah menyiapkan beberapa posko pengamatan. Total ada 41 posko di ruas jalan nasional dan provinsi. Kemudian kami juga menyiagakan 108 alat berat untuk mengantisipasi longsor selama arus mudik balik berlangsung,” ujarnya.












