Keikutsertaan Persit KCK Cabang XX dalam kegiatan itu menambah nuansa haru. Para istri prajurit tampak tulus menundukkan kepala, berdo’a, dan menaburkan bunga di pusara pahlawan. Hal ini mencerminkan bahwa, penghormatan kepada pejuang bangsa tidak hanya dilakukan oleh prajurit, tetapi juga seluruh keluarga besar TNI.
Sementara itu, keterlibatan LVRI dan PPAD memberi makna tersendiri. Para veteran dan purnawirawan yang hadir menjadi penghubung sejarah perjuangan, sekaligus pengingat betapa besar pengorbanan yang telah diberikan demi tegaknya Merah Putih.
Ketua LVRI Kabupaten Trenggalek, Misran Santoso, yang turut hadir dalam upacara, menyampaikan rasa harunya. “Kami yang masih hidup ini merasa bangga bisa berdiri di sini bersama generasi penerus TNI. Pengorbanan teman-teman kami yang sudah tiada jangan sampai dilupakan. Kami berharap generasi muda tetap menjaga persatuan, karena itulah warisan terbesar dari para pahlawan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.













