Beliau menjawab, _”Orang bodoh dan hina yang berbicara urusan umat.”_ (HR. Ahmad)
Dan beliau juga bersabda:
_”Allah tidak mencabut ilmu dengan sekali cabut, tapi dengan mewafatkan ulama. Hingga ketika ulama sudah tidak ada, manusia mengangkat orang-orang bodoh sebagai guru. Mereka berfatwa tanpa ilmu, sesat dan menyesatkan.”_ (HR. Bukhari).
Kita datang ke pengajian ingin cari tawa atau cari ilmu?
Jangan sampai kita kenyang dengan lawakan, tapi miskin dengan pemahaman agama.
Yang lucu itu boleh didengar untuk selingan, tapi untuk urusan halal-haram, aqidah anak kita, dan masa depan agama kita…
*Kembalilah kepada guru yang berilmu, bukan hanya yang viral.*
*Kembalilah kepada yang beradab, bukan hanya yang ber-viral.****













