Menurut Edwin, hadirnya ruang itu menjadi tantangan bagi pemuda untuk memberikan ide dan gagasan.
“Tentu ini menjadi tantangan pemuda selepas pemerintah memberikan ruang krearif. Pemuda punya keterpanggilan karena tidak bisa mengandalkan yang diberikan pemerintah, tapi untuk ikut kontribusi mengoptimalkan youth space,” bebernya.
Ia berharap, pemuda semakin bergairah sebagai upaya untuk pembangunan pemuda sesuatu dengan jumlah dan inovasinya.
“Semakin menggairahkan geliat kepemudaan sebagai upaya pembangunan. Pemuda dengan jumlah kuantitas banyak, jangan sampai jumlahnya saja tapi karyanya juga banyak, ” kata Edwin.
Sementara itu, Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, youth space di Kiaracondong ini merupakan ke-7 dari rencana 30 ruang kreativitas.










