Master ChengYen adalah seorang biksuni asal Taiwan yang menginisiasi yayasan ini. Berkat gagasannya, Yayasan Tzu Chi sudah tersebar di 60 negara dan senantiasa menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Seperti kebakaran hutan di Amerika, membantu pengungsi di Spanyol, hingga menolong warga yang terkena banjir bandang di Taiwan.
Di Indonesia, kiprah yayasan ini dikuatkan oleh kantor-kantor penghubung di 18 kota dan sudah berlangsung selama 26 tahun. Sedangkan di Kota Bandung yayasan ini telah berdiri selama 15 tahun. Selama itu pula para relawan membantu masyarakat, dari mulai bantuan untuk bencana alam, panti asuha, hingga sumbangan rutin kepada pesantren.

“Selama menghirup udara yang sama, minum air yang sama, dan berdarah yang sama berwarna merah, kita lakukan amal. Karena kita kalau berbuat baik pahala untuk kita. Dengan berbuat baik itu bisa mengubah nasib kita,” imbuhnya.












