Tradisi ziarah lainnya adalah mengheningkan cipta. Sebuah ritual khidmat untuk mengantar dan mengirim doa agar perjuangan, pengorbanan para pahlawan diterima oleh Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, serta dilapangkan jalannya.
“Dan tak lupa kami melakukan tabur bunga di pusara para pahlawan. Hal itu melambangkan, bahwa pengorbanan nyawa yang paling berharga demi generasi berikutnya, tidaklah sia-sia. Jasa pahlawan tetap harum semerbak sepanjang waktu,” tutur Komaruddin pula.
Sekjen PPAD melanjutkan bahwa, yang tak kalah penting adalah memberikan motivasi kepada anak-anak muda harapan bangsa. Hendaknya mereka meniru semangat kepahlawanan, semangat rela berkorban, semangat nasionalisme dan patriotism untuk memajukan bangsa serta menyejahterakan.
Secara khusus, para pengurus PPAD yang mengikuti apel ulang tahun juga melakukan ziarah kepada dua tokoh PPAD. Yang pertama, Jenderal TNI Widjojo Sujono sebagai pendiri PPAD. Yang kedua, menziarahi nisan Letjen TNI Doni Monardo, Ketua Umum PPAD yang wafat 3 Desember 2023.













