“Semoga dengan terciptanya sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan bdsn para pelaku UMKM, dapat tercipta ekonomi mandiri, tangguh dan unggul,”ujarnya pada postingan di akun Instagram @kangyanamulyana.
Ia pun sampaikan, tercipta sinergi yang baik antar kecamatan dan warganya sehingga dspsr tercipta sekitar 400 UMK.
Luar biasanya, Kecamatan Rancasari memfasilitasi para pelaku UMKM untuk berkreasi dengan membuat co working space yang dapat digunakan untuk berkarya.
“Para pelaku UMKM juga berkolaborasi dengan komunitas start up (@startupcommunity) yang membantu dari sisi digital marketing melalui beberapa platform sosial media,” jelasnya.
Untuk mengatasi kesulitan para pelaku usaha, mulai penetapan halal, haki sampai pengemasan, Yana katakan bisa diatasi oleh dinas terkait, diantaranya Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah.











