Regional

WUJUDKAN PERADILAN BERSIH DI KEJAKSAAN TINGGI RIAU KOMISI YUDISIAL PENGHUBUNG WILAYAH RIAU SOSIALISASI KODE ETIK DAN PERILAKU HAKIM DALAM RANGKA MEMBANGUN KOMUNIKASI DAN KERJASAMA

Jakarta, BEDAnews.com

 

Komisi Yudisial Penghubung Wilayah Riau, yang dipimpin oleh Koordinator Komisi Yudisial Penghubung Wilayah Riau Hotman Parulian Siahaan, SH dan rombongan memberikan sosialisasi tentang tugas dan fungsi Komisil Yudisial kepada penegak hukum bertempat di aula Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (09/02), yang dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Amandrasyah Syah Arwan, SH, MH, para Asisten, para Koordinator, para Kepala Kejaksaan Negeri dan kasi se-daerah Riau.

 

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Setia Untung Arimuladi, SH, MHum dalam sambutannya menyambut baik Sosialisasi Komisi Yudisial Republik Indonesia Penghubung Wilayah Riau.

 

Sosialisasi yang mengusung tema “Kode Etik dan Perilaku Hakim Serta Membangun Komunikasi Dan Kerjasama Dalam Rangka Mewujudkan Peradilan Bersih” tersebut, bertujuan untuk menciptakan peradilan yang bersih dan independen dalam memberikan keadilan bagi masyarakat pencari keadilan yang kasusnya di tangani oleh lembaga Pengadilan.

 

Hotman mengatakan, bila dilapangan didapati hakim yang melanggar kode etik dan pedoman perilaku atau yang menerima suap dalam bentuk apapun agar dilaporkan kepada Komisi Yusdisial kusus untuk daerah Riau agar dilaporkan kepada Komisi Yusdisial RI Penghubung Daerah Riau sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan dalam tata cara laporan masyarakat.

Karena Komisi Yusdisial RI Penghubung Daerah Riau yang mempunyai tugas antara lain :

1.    Menerima laporan masyarakat terkait dengan dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim untuk diteruskan ke Komisi Yudisial

2.    Melaksanakan pemantauan persidangan di Wilayah kerjanya

3.    Melakukan sosialisasi tentang kode etik dan pedoman perilaku hakim, sosialisasi peran kelembagaan Komisi Yudisial, sosialisasi informasi seleksi calon hakim agung dan hakim serta sosialisasi lainnya sebagai bagian dari upaya pencegahan penyimpangan perilaku hakim.

4.    Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Komisi Yudisial RI.

Menurutnya, berkaitan dengan penerimaan laporan masyarakat terhadap hakim yang melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim (KEPPH) Penghubung Komisi Yudisial Wilayah juga diberi tugas untuk memberikan layanan informasi atau konsultasi berkaitan dengan laporan masyarakat, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya pelapor tentang batasan wewenanang dan tugas Komisi Yudisial secara cepat, mengingat tugas Komisi Yudisial dalam menerima laporan itu sendiri bertujuan untuk membuka akses bagi publik untuk berpartisipasi dalam menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat serta perilaku hakim. (MR/HMS)

 

 

 

 

 

Baca Juga  Kota Bandung Optimis Raih Kembali Juara MTQ Jabar

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close