Terkait enam lokasi lahan dimaksud, jelas rektor, dengan kerja sama ini ingin belajar banyak dengan UIN Bandung bagaimana untuk mengelola lahan tersebut dan mencari dan mendatangkan bantuan luar negeri untuk membangun fasilitas kampus. Misalnya, untuk mencari bantuan pembangunan laboratorium, ruang kelas, gedung kuliah terpadu dan fasilitas lain. Mulai dari perencanaan, administrasi dan pembuatan proposal, jejaring, audiensi dan lain sebagainya.
Dalam kesempatan yang hangat itu, rektor juga mengenalkan tentang budaya dan khazanah Sumut di hadapan pimpinan UIN SGD Bandung. Prof Nurhayati juga mengundang untuk menghadiri perayaan HUT ke-50 UINSU atau masuk tahun emas pada 19 November mendatang. Ia optimis, UINSU Medan akan melangkah maju dan lebih baik sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam, juga sebagai poros pembangunan peradaban.













